Arema Cronus Tumbang, Joko Susilo Rela Dipecat

situs judi online

Pelatih Arema, Joko Susilo, pun menyatakan rela dipecat atas kekalahan timnya dari Mitra Kukar tersebut.

Dari kekalahan ini yang salah adalah saya karena strategi yang kami lakukan sudah berhasil dengan mencetak dua gol di babak pertama, kata Joko Susilo usai laga.
Namun, di babak kedua kami gagal mencetak gol, karena saya melihat pemain seperti emosi dan cepat-cepat ingin mencetak gol sehingga strategi yang kami inginkan menjadi gagal, tetapi saya yang salah karena bisa jadi saya tidak bisa menenangkan mereka, tambahnya.
Kekalahan ini membuat Arema gagal lolos ke babak final Jenderal Sudirman Cup 2015. Nasib serupa yang juga terjadi pada tim Singo Edan di ajang sebelumnya, yakni Piala Presiden 2015. Joko Susilo menyatakan bahwa ia adalah orang yang paling bertanggungjawab atas kegagalan Arema.
Kemarin, di Piala Presiden kami mengalami satu kali kalah namun harus menjadi peringkat ketiga. Dan hari ini (kemarin) di Piala Jenderal Sudirman, kami juga mengalami sekali kekalahan dan gagal lolos ke final, sesalnya.
Ini salah pelatihnya. Saya siap dievaluasi. Diganti juga siap, tegas Joko Susilo.
Karena penalti urusannya adalah mental dari pemain itu sendiri dibantu dengan keberuntungan. Dalam latihan kami sudah melakukan adu penalti dan semuanya bagus. Namun dalam pertandingan atmosfernya berbeda, pungkas pelatih asal Cepu ini.

heyitsgarret.com situs judi online Sumber: Sidomi